Biografi Syekh As-Sudais




Syaikh Abdurrahman As-Sudais, siapakah Beliau ? 

Saya yakin kebanyakan kalian belum kenal Beliau. Sebagaimana saya juga yakin kebanyakan kalian sudah pernah mendengar suara Beliau. Lho kok bisa ?
Karena memang suara Beliau sudah populer di tengah-tengah kaum muslimin. Hampir tiap hari (mungkin) ada masjid yang menyetel kaset murattal suara Beliau, terkhusus waktu-waktu sebelum azan. Atau mungkin di hape-hape atau mp3 kalian, ada rekaman suara Beliau tapi kalian ga tau 'ini suara siapa?'.

Penyanyi ? Bukan. Beliau adalah salah satu imam Masjidil Haram yang terkenal dengan suaranya yang merdu dan khusyuk. Bahkan tak jarang ada jemaah haji yang sholat di Masjidil Haram, meneteskan air mata saat diimami Beliau. Tersentuh dan hanyut dalam keindahan suara Beliau (penjelasan ini saya kutip dari saudara yang pernah haji atau umroh, semoga kita juga diberi kesempatan untuk melihat Ka'bah secara langsung, aamiin).

Nama lengkap Beliau Abdurrahman bin Abdulaziz bin Abdullah bin Muhammad As-Sudais. Beliau adalah ketua umum kepengurusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sekaligus menjabat sebagai imam dan khotib Masjidil Haram di Makkah Al-Mukarramah.
Beliau lahir di kota Riyadh pada tahun 1382 H /1961 M. Beliau menyelesaikan hafalan Qur'an di usia 12 tahun. Kenyataan yang jauh berbeda dari kondisi pemuda-pemudi di negara kita tercinta. Di usia-usia seperti itu, remaja kita banyak yang terbuai dengan arus westernisasi, kpopisasi, ftvisasi, globalisasi sampai gombalisasi. Gaya hidup yang jauh dari Al-Qur'an. Sehingga sangat sedikit remaja yang concern menghafal bahkan hanya untuk sekedar menyisihkan waktu buat membaca Al-Qur'an. Sehingga tidak mengherankan jika Allah memasukkan remaja yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah ke dalam salahsatu golongan yang Allah beri naungan di padang mahsyar. 
Tentunya ini juga tidak lepas dari andil kedua orangtua Beliau. Sang ayah memasukkan Beliau ke dalam kelompok hafalan Al-Quran di Riyadh, di bawah bimbingan Syekh Abdurrahman bin Abdullah Alu Firyan.
Beliau tumbuh di Riyadh, dan bersekolah di MI/SD Mutsanna bin Haritsah kemudian disambung ke Ma'had Riyadh Al-'Ilmi dan selesai pada tahun 1399 H dengan nilai "Mumtaz" (istimewa/cumlaude). Setelah itu Beliau melanjutkan studi ke jenjang universitas pada fakultas syariah di Riyadh dan lulus pada tahun 1403 H.
Selanjutnya Beliau menerima perintah resmi atau bisa kita bilang SK untuk menjadi imam dan khotib Masjidil Haram pada tahun 1404 H.
Pada tahun 1408 H Beliau memperoleh gelar magister pada fakultas syariah dari universitas Imam Muhammad bin Su'ud dengan nilai mumtaz. Dan memperoleh gelar doktoral pada tahun 1416 H dari universitas Ummul Quro juga dengan nilai mumtaz.
Selanjutnya Beliau ditunjuk sebagai dosen pembantu di Universitas Ummul Quro dan terakhir Beliau memperoleh gelar profesor di bidang Ushul Fiqh dari universitas yang sama.

Demikian sedikit cuplikan dari biografi Beliau. Semoga Allah menjaga Beliau dan memudahkan urusan-urusannya. Oiya, yang mau download murattal Beliau silahkan klik disini.


Tidak ada komentar

Leave a Reply